Senin, 31 Oktober 2011

Foto Kegiatan






Kamis, 27 Oktober 2011

HARI SUMPAH PEMUDA


Tanggal 28 Oktober menjadi catatan sejarah bagi bangsa Indonesia. Pada saat itu, para pemuda Indonesia hadir dalam Kongres Pemuda Kedua di Jakarta yang diprakarsai oleh Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI). Pada penutupan Kongres Kedua ini dibacakan rumusan hasil kongres. Hasil rumusan kongres itulah yang disebut sumpah pemuda.


Sumpah pemuda merupakan awal dari kelahiran bangsa Indonesia. Dimana selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan penjajah. Kondisi ketertindasan ini mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad memperjuangkan kemerderkaan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.


Mengapa sumpah pemuda merupakan awal kelahiran bangsa Indonesia?. Menurut Imran Thahir (2010) dalam tulisannya Membaca Kembali Makna Sumpah Pemuda, Peristiwa sumpah pemuda memberi hikmah. Pertama,sumpah pemuda sebagi catatan penting dalam mempersatukan perjuangan pemuda dan perjuangan bangsa secara terpadu.

Kedua, Sumpah Pemuda meletakkan arah dan tujuan perjuangan menentang kolonialisme. Sehingga, ketiga, Sumpah Pemuda sejatinya adalah genealogi-politik menuju proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Penulis sependapat dengan Imran Thahir, kerena proklamsi kemerderkaan Indonesia tidak akan terwujud jika pemuda tidak mempersatukan diri. Cita-cita luhur para pemuda yang hadir dalam kongres membawa semangat bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.


Sejarah dan Realita
Sejarah telah menunjukkan betapa besarnya kebulatan tekad para pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan merupakan harga mati yang harus dicapai. Sedangkan realita telah memperlihatkan bahwa pemuda hari ini tidak mampu mengisi dan mempertahankan kemerdekaan tersebut. Mengapa demikian?. Persatuan dan kesatuan para pemuda mulai terkikis. Hedonisme dan apatisme telah mendarah daging dalam menjalankan kehidupan. Padahal dalam kondisi berbeda, terlepas dari belenggu penjajah, seharusnya mengisi dan mempertahankan kemerdekaan bukanlah pekerjan sulit. Hanya butuh tekad bulat untuk melepaskan diri dari belenggu para penguasa di negeri ini. Penguasa yang dapat dikatakan zhalim terhadap rakyat.


Sayangnya, sikap negatif seperti tawuran, narkoba dan foya-foya sudah menjadi ikon kebanggaan para pemuda. Sikap ini tak terlepas dari kegagalan pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan. Pemerintah seakan melepas tanggungjawabnya kepada pihak lain untuk mengurus pendidikan. Sehingga pendidikan beralih fungsi dari institusi yang menanamkan nilai-nilai moral menjadi lahan basah untuk mencari keuntungan melalui privatisasi dan komersialisasi pendidikan. Nilai-nilai moral yang seharusnya diberikan di dalam dunia pendidikan pun sering dikesampingkan. Menurut Moehammad Yamin dalam Kongres Pemuda Kedua, pendidikan merupakan salah satu faktor dalam memperkuat persatuan Indonesia. Artinya, tanpa pendidikan persatuan Indonesia tidak akan terwujud.


Peranan Institusi Pendidikan
Perilaku negatif yang melekat pada para pemuda hari ini setidaknya menjadi pelajaran bersama bagi kita semua terutama pemerintah. Jika tidak dicegah, akan berakibat fatal bagi bangsa kedepannya. Bangsa ini kini mulai kehilangan pemuda-pemuda yang bisa diharapkan. Tokoh-tokoh seperti Moh. Yamin, Syahrir dll yang mewakili semangat pemuda belum terlihat hari ini. Jika ada, hanya dapat dihitung dengan jari. Lalu bagaimana, cara memunculkannya kembali?. Inilah tugas dari institusi pendidikan.


Pasal 31 Ayat (3) UUD 1945 menegaskan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sitem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang. Pasal tersebut mengisyaratkan bahwa melalui pendidikan, peningkatan keimanan dan ketakwaan akan dapat terwujud sehingga genarasi muda memiliki nilai-nilai moral dalam menjalankan kehidupan.


Namun pergeseran tujuan pendidikan kearah privatisasi dan komersialisasi, membuat penyelenggara pendidikan lupa akan tujuan utamanya. Memberikan pendidikan sebaik-baiknya sebagai bekal masa depan. Bukan sebaliknya menjadikan siswa dan mahasiswa sebagai “sapi peras” untuk mencari uang. Tawuran antar pelajar maupun antar mahasiswa, mencotek yang membudaya, bolos sekolah atau kuliah merupakan akibat dari kegagalan penyelenggara pendidikan. Pola belajar yang membosankan, malas mengajar, hubungan emosial antara siswa dengan guru atau mahasiswa dengan dosen yang tidak terjalin secara tidak langsung menjadi penyebab kegagalan ini. Sehingga diperlukan evaluasi pendidikan secara mendalam. Mulai dari pola belajar mengajar sampai kepada kesejahteraan guru dan dosen.


Momentum Hari Sumpah Pemuda
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2011 merupakan momentum untuk merenungkan kembali perjuangan bangsa ini. Dimana pada tangal 28 Oktober, para pemuda bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tumpah Darah yang Satu, Bangsa yang Satu, Bahasa yang Satu yaitu Indonesia telah tertanam di dalam semangat perjuangan mereka. Walaupun harus berhadapan dengan penjajah.


66 tahun merdeka, lepas dari belenggu penjajahan, seharusnya pemuda hari ini dapat berbuat lebih baik daripada pemuda sebelumnya. Jika tidak, pemuda hari ini tak lebih dari pemuda “sampah” yang akan menjadi benalu bagi bangsa Indonesia. Sehingga sumpah pemuda seiring waktu akan lenyap dimakan sejarah. Bangkitlah pemuda Indonesia!

Selasa, 18 Oktober 2011

VISI DAN MISI MADRASAH


VISI
TERWUJUDNYA LINGKUNGAN YANG MEMADAI NAN ISLAMI MENUJU TERBENTUKNYA MANUSIA YANG ”UNGGUL PRESTASI LUHUR BUDI SIAP MENGABDI”.

Indikator Unggul Prestasi : a. Unggul Prestasi Akademis
b. Unggul Prestasi Non Akademis
Indikator Kompetitif dalam Bersaing :
a. Kompetitif dalam SPMB/PMDK
b. Kompetitif dalam olimpiade SAINS
c. Kompetitif dalam KIR
d. Kompetitif dalam berpidato bahasa Inggris maupun Bahasa Arab
e. Kompetitif dalam persaingan kerja
f. Kompetitif dalam persaingan seni & olahraga

Indikator Islami dalam bertindak :
a. Tertib dalam menjalankan ibadah
b. Berakhlaq mulia

MISI
a. Menyiapkan siswa kejenjang yang lebih tinggi dengan memiliki modal penguasaan Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Teknologi.
b. Menciptakan anak ke arah peningkatan intelektual yang cerdas dan skill yang memadai sehat lahir dan batin.
c. Mewujudkan generasi yang taat beribadah dan berperilaku sosial dan santun terhadap sesama.
d. Membekali siswa dengan keterampilan yang siap mandiri.
e. Membekali siswa siap mengabdikan ilmunya dimanapun berada.


Tujuan Madrasah
- Mepersiapkan peserta didik yang bertaqwa kepada Allah SWT dan berakhlaqul-karimah.
- Meningkatkan pengamalan agama Islam dengan semboyan S-7 ( Salam, Senyum, Sapa, Santun, Sabar, Sukses, Silaturrohim ).
- Meningkatkan mutu pembelajaran dengan berbasis Teknologi Informasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel secara bertahap sampai tahun 2011.
- Meningkatkan nilai hasil Ujian Nasional dan Ujian Madrasah minimal 7,00 pada tahun 2012.
- Tercapainya kelulusan 100 %.
- Terciptanya citra madrasah yang kondusif dan meningkatnya peran serta stakeholder secara optimal.
- Membekali peserta didik agar memiliki keterampilan teknologi informasi dan komunikasi serta mampu mengembangkan diri secara mandiri pada tahun 2011-2-12.
- Menanamkan pada peserta didik sikap ulet dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi dengan lingkungan dan dapat mengembangkan potensi diri secara optimal

SEJARAH SINGKAT MAI BALEN


Madrasah Aliyah Islamiyah Balen adalah merupakan Madrasah dalam naungan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin yang yang ada di bawah naungan Departemen Agama.
Madrasah Aliyah Islamiyah Balen tidak dapat dipisahkan dari Madarsah Tsanawiyah Islamiyah Balen karena 1 Atap.
Madrasah Aliyah Islamiyah Balen berdiri pada tanggal 01 Juli 1981 sebagai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, oleh karena itu Madrasah Aliyah Islamiyah Balen merupakan SMTA yang kali pertama berdiri di wilayah kcamatan Balen. Tokoh pendiri Madrasah Aliyah Islamiyah Balen adalah K. HASANNADJI dan HM. HASYIM BASRI, BA.
Karena tuntutan dan perkembangan zaman akhirnya tahun 1994 pihak pengelola mengajukan permohonan kepada Notaris. Akhirnya terbentuknya Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin.

Kamis, 13 Oktober 2011

FOTO GEDUNG


Senin, 10 Oktober 2011

CARA BELAJAR YANG BAIK BUAT REMAJA SEKOLAH


Belajar buat remaja masa sekolah sangatlah penting sekali karena itu untuk bekal dimasa depan dan dalam hal belajar ini perlunya suasana yang tenang , karena dalam suasana demikan remaja dapat berkonsentrasi, memusatkan pikiran pada pelajaran yang hendak di pelajari dan suasana yang tenang itu membuat semangat belajar jadi lebih giat . Maka Jika ingin melakukan cara belajar terbaik itu :
  • Paling efektif jika dilakukan pada waktu subuh dimana suasananya masih tenang hingga bisa lebih kosentrasi dalam memahami pelajaran.

  • Usahakan ketika baru bangun tidur jangan langsung belajar, tetapi mencuci muka atau langsung mandi, dan jika beragama islam lakukan sholat subuh terlebih dahulu jangan lupa berdoa agar mendapat ilmu yang bermanfaat.

  • Dan lakukan beberapa gerakan badan atau senam kecil seperti menggerak-gerakkan tangan, kaki dan leher secara perlahan agar badan segar. Hal ini agar pikiran mudah menangkap apa yang akan dipelajari karena dgn badan yang segar pikiran mampu mencerna apa yang sedang dipelajari.

  • Strategi Pembelajaran: 10 Cara Belajar yang efektif


    Kita setuju bahwa pembelajaran perlu terjadi seumur hidup dan dalam semua segi kehidupan. Masalahnya kemampuan seseorang untuk menyerap dan memiliki pengetahuan yang baru sebenarnya terbatas. Apalagi dalam jaman information overload seperti sekarang, di mana jumlah pengetahuan yang dapat dipelajari sudah melebihi kapasitas manusia untuk menyerapnya.Artinya dengan keterbatasan waktu, tenaga, ingatan dan kemampuan lainnya, kita perlu memberi prioritas pada strategi pembelajaran yang dapat memberi kita hasil yang maksimal dalam waktu yang terbatas. Artikel berikut yang saya ambil dari About.com: Psychology membahas beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan pembelajaran kita.

    1. Pelajari dasar-dasar peningkatan kemampuan ingatan - ada teknik-teknik tertentu yang dapat membantu kita untuk meningkatkan kemampuan mengingat, yang tentu saja akan bergantung pada daya ingat dan cara belajar seseorang. Beberapa hal yang bisa kita pelajari misalnya tehnik mind map, mnemonik dll.
    2. Pelajari dan terapkan hal-hal yang baru. Satu cara untuk menjadi pembelajar efektif adalah dengan terus belajar. Dengan mengulangi pembelajaran hal-hal baru dan memprakekkannya, kita sedang membangun jalur jaringan di otak yang akan memperkuat koneksi kita dengan informasi yang baru tersebut
    3. Belajar dengan cara yang berbeda. Jelas setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun jika kita mau mempelajari cara belajar yang lain (visual, audio, kinestetik) ataupun metode pembelajaran yang lain, otak akan dapat menaruh informasi tersebut di beberapa tempat yang berbeda, yang akan memudahkan pemanggilan informasi tersebut.
    4. Ajarkan apa yang sudah kita pelajari pada orang lain - salah satu cara terbaik untuk mempelajari sesuatu adalah dengan mengajarkannya pada orang lain. Tentunya setelah melewati proses internalisasi dan translasi, di mana kita akan mengajarkan dengan cara dan metode yang cocok dengan cara kita sendiri dan bukan sekedar menjiplak. Menulis blog adalah salah satu cara untuk mengajarkan sesuatu dengan cara yang berbeda kepada orang lain.
    5. Gunakan pembelajaran terdahulu untuk mempelajari hal yang baru. Ini disebut pembelajaran relasional, di mana kita akan melibatkan informasi yang baru pada hal-hal yang sudah kita ketahui.
    6. Praktekkan – cari pengalaman. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran adalah dengan mempraktekkannya – dan bukan sekedar mempelajari atau menulis sesuatu tentang informasi tersebut.Praktekkan pengetahuan baru secara rutin!
    7. Carilah jawaban dan bukan sekedar mengingat - sebisa mungkin jika kita sedang berusaha mengingat suatu informasi, lebih baik kita melakukan riset untuk mendapatkan jawabannnya. Jika kita terbiasa mengingat suatu informasi, ada kecenderungan kita akan melupakan informasi tersebut di masa depan. Hal ini terjadi karena dengan mengulangi percobaan mengingat, kita sedang merekam aktivitas secara negatif dan bukannya positif dalam ingatan kita.
    8. Pahami bagaimana cara terbaik untuk belajar – setiap orang unik, termasuk dalam cara dan strategi pembelajarannya. Semakin kita memahami keunikan, kekuatan dan kelemahan kita, semakin kita dapat belajar secara efektif
    9. Gunakan ujian untuk meningkatkan pembelajaran – ujian menolong kita untuk dapat mengingat informasi yang diujikan dalam jangka waktu yang lebih lama
    10. Stop multitasking – riset telah memperlihatkan bahwa multitasking sebenarnya membuat pembelajaran menjadi kurang efektif

     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Themes | Free Song Lyrics, Cara Instal Theme Blog